Hadis-hadis mengenai Imam Mahdi

Hadis-hadis mengenai Imam Mahdi 

  • Hadis yang menjelaskan secara implisit bahwa Nabi Isa a.s. akan turun setelah Imam Mahdi r.a. muncul dan beliau a.s. shalat dibelakang Imam Mahdi, bisa dirujuk dalam Shahih Bukhari 2 : 256 cet. Dar Al-Fikr.
  • Didalam Musnad Imam Ahmad bin Hanbal 3:345 telah diriwayatkan dengan sanadnya dari Jabir, dia telah mendengar Nabi Saw. bersabda,Senantiasa segolongan dari umatku berperang di atas kebenaran, mereka menang hingga hari kiamat tiba, lalu turunlah Isa putra Maryam, kemudian berkatalah pemimpin  mereka (Imam Mahdi); ‘Mari Shalat (sebagai Imam) bagi kami’. Dia (Nabi Isa a.s.) bersabda, ‘Tidak, sesungguhnya engkau (Imam Mahdi) pemimpin bagi mereka, sungguh Allah telah memuliakan umat ini.’”
  • Didalam Al-Shawaiq Al-Mughirah halaman 98, Ibnu Hajar telah berkata, At-Thabrani telah mengeluarkan hadis secara marfu’. Rasulallah Saw. bersabda, “Al-Mahdi akan memperhatikan ketika Isa bin Maryam telah turun seolah air menetes dari rambutnya, kemudian Al-Mahdi akan berkata, ‘Silahkan kedepan shalat (sebagai imam) bagi manusia’. Isa a.s. berkata, ‘Shalat telah di iqamahkan untukmu’. Kemudian dia (Isa a.s.) shalat di belakang seorang lelaki (Imam Al-Mahdi) dari keturunanku’ ”.
  • Hadis yang sanadnya dari Ashim bin Bahdhalah dari Abdullah yang berkata, Rasulallah Saw. bersabda, “Dunia tidak akan lenyap sampai seorang lelaki dari Ahlul baitku yang namanya sama denganku menguasai bangsa Arab”.  (HR. Tirmidzi 2:36 cet.Bulaq).
  • Juga hadis Rasulallah Saw.,“Tidak akan terjadi saat (kiamat) hingga berkuasa seorang lelaki dari ahli baitku yang nama- nya sama dengan namaku.” (HR. Ahmad bin Hanbal 1: 376)
  • Hadis dari Ummu Salamah, Rasulallah Saw. bersabda, “Al-Mahdi berasal dari umatku dari keturunan anak cucuku.” (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Al-Hakim). Imam Suyuthi, menunjukkan akan kesahihannya dalam kitab Al’Jami, begitu juga Al-Albani mengakui kesahihan hadis ini.
  • Hadis dari Ibnu Mas’ud, sabda Rasulallah Saw., “Akan tampil seorang lelaki dari ahli baitku yang namanya sama dengan namaku, dan perawakannya menyerupai perawakan aku, lalu ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kebenaran, sebagaimana sebelumnya bumi ini telah diliputi kezaliman dan kesesatan”. (HR. At-Thabrani, Kanzul Ummal 7: 188).
  • Hadis dari Hudzaifah, sesungguhnya Nabi Saw. telah    bersabda, Seandainya usia dunia tinggal satu hari lagi,  niscaya Allah akan memperpanjang hari itu sampai Dia membangkitkan seorang lelaki dari (keturunan) anakku yang namanya seperti namaku. Salman berkata: ‘Dari  anakmu yang mana ya Rasulallah?’ Beliau bersabda: ‘Dari keturunan anakku ini’ sambil beliau Saw. menepukkan tangannya kepada Al-Husain ra.’” (Dakhair Al-‘Uqba)
  • Abu Daud dalam Sunan-nya mengatakan,“Telah memberitahu saya Ahmad bin Ibrahim dari Abdullah bin Jakfar Ar-Rugi, dari Abul Malij Hasan bin Omar dari Ziyad bin Bayan dari Ali bin Nufail dari Said bin Al-Musayyib dari Ummu Salamah: “Aku mendengar Rasulallah Saw. bersabda, ‘Al-Mahdi adalah dari keturunanku dan dari cucu Fathimah,’”
  • Dikeluarkan oleh Ibnu Majah dari Said bin Musayyib katanya, “Kami pernah berada di rumah Ummu Salamah r.a. dan kami menyebut-nyebut Al-Mahdi, maka katanya, ‘Aku mendengar Rasulallah Saw. bersabda, ‘Al-Mahdi dari keturunan ’ ”  Hadis ini juga disahihkan oleh As-Suyuthi, dalam kitab Al-Jami’ As-Saghir.
  • Juga Abu Daud dalam Sunan-nya dari jalur Asim Bin Ibnun Nujud dari Zar bin Abdullah bin Mas’ud r.a. dari Rasulallah Saw. sabdanya, “Sekiranya tidak tinggal melainkan sehari umur dunia, niscaya Allah akan memanjangkan hari itu, sehingga dibangkitkan padanya seorang dariku atau dari keluargaku, yang namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama dengan nama ayahku, ia akan memenuhi bumi dengan keseksamaan dan keadilan setelah dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” Hadis ini, disahihkan oleh Ibnu Taimiyah dalam kitabnya Minhajus Sunnah an-Nabawiyah.
  • Begitu juga Abu Daud meriwayatkan lagi dalam Sunan-nya, “Telah memberitahuku Suhail bin Tamam bin Badi’ dari Imaran Al-Qattan dari Abi Nadrah dari Abi Said Al-Khudri katanya, telah bersabda Rasulallah Saw., ‘Al-Mahdi dari keturunanku, lebar dahinya dan mancung hidungnya, ia memenuhi bumi dengan keseksamaan dan keadilan setelah dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan dan akan berkuasa selama 7 tahun.’” Hadis ini, disahihkan oleh Ibnul Qayyim dalam kitabnya Al-Manar dan As-Suyuthi dalam Al-Jami’ As Saghir.
  • Selain riwayat-riwayat di atas, masih banyak lagi riwayat mengenai akan munculnya Imam Al-Mahdi dari keturunan Rasulallah Saw. pada akhir zaman. Silahkan rujuk kitab-kitab berikut ini: [Sunan Abu Dawud dalam Al-Mahdi;  Musnad Imam Ahmad bin Hanbal jilid 1:99, 376-377, 430, 448; jilid 2: 336; jilid 3: 17, 28, 98-99, 317, 345, 367, 384; Sahih Ibnu Majah dalam Abwab Al-Jihad dan Abwab Al-Fitan; Al-Mustadrak 4: 460, 463, 502, 514, 554, 557-558;  Majma’ Al-Zawaid 7: 314-317;  Kanzul Ummal 7: 189, 260-261; Sahih Muslim dalam kitabnya Al-Fitan; Qashash Al-Anbiya554; Hilyah Al-Auliya 3: 184; Usud Al-Ghabah 1: 259 dan lain lain].

Semoga firman Allah Swt., hadis-hadis dan wejangan para ulama yang telah dikemukakan di atas cukup menjelaskan pembaca dan sebagai bukti, bahwa keturunan Nabi Saw. itu masih tetap ada sampai akhir zaman. Adapun, yang berpendapat bahwa nasab keturunan Nabi Saw. sudah punah/putus sama sekali tidak memiliki dasar. Semoga Allah Swt. memberi hidayah kepada kita semua. Amin.Wallahua’lam

Silahkan baca uraian selanjutnya