Waktu mengangkat jari telunjuk

Waktu mengangkat jari telunjuk

Dalam sunan Baihaqi II:133 disebutkan: “Rasulallah Saw. melakukan itu, ketika men-tauhid-kan Tuhannya yang Mahamulia dan Mahaluhur”, yakni ketika menetapkan tauhid dengan kata-kata illallah (hanya Allah) dalam syahadat. Dalam riwayat lain, Imam Baihaqi II:133 dengan sanad yang sama dari Khilaf bin Ima’ bin Ruhdhah Al-Ghiffari dengan redaksi, “Sesungguhnya Nabi Muhamad Saw. hanya menghendaki dengan (isyarat) itu adalah (ke) tauhidan (Meng-Esa-kan Allah Swt.)”, sedangkan ungkapan ketauhid- an terdapat dalam kalimat syahadat itu. 

Al-Hafidh Al-Haitsami mengatakan dalam Mujma’ Al-Zawaid II:140, “Hadis tersebut di riwayatkan oleh Imam Ahmad secara panjang lebar..”. 

Imam Al-Baihaqi dalam Syarh As-Sunnah III:177 mengatakan “Yang dipilih oleh ahli ilmu dari kalangan sahabat dan tabi’in, dan orang-orang setelah mereka, berisyarat dengan jari telunjuk (tangan) kanan ketika mengucapkan tahlil (la ilaaha illallah), dan (mulai) mengisyaratkannya pada kata illallah…”.Hal ini, didasarkan  hadis Abdullah bin Umar ra.; “Dan (beliau Saw.) mengangkat jari tangan kanannya yang dekat ke ibu jari, lalu berdoa.” (HR.Imam Muslim dan Imam Baihaqi II:130, dan perawi lainnya). Wallahua'lam

Silahkan baca uraian berikutnya.